Meniru Konsep Megabisnis Rasulullah yuukk………!!


Dalam segala bidang, Rasulullah Saw merupakan teladan terbaik di dunia ini. Beliau tidak hanya pandai dalam berdakwah, tetapi juga piawai dalam menjalankan bidang lain di luar keagamaan. Misal dari aspek kepemimpinan, Rasulullah Saw merupakan pemimpin besar yang pernah terlahir ke bumi, tak satupun manusia di dunia ini sanggup menandingi gaya khas kepemimpinannya. Dari aspek ekonomi dan wirausaha, Rasulullah Saw merupakan seorang ekonom ulung dan pengusaha muda sukses dijamannya, bahkan nilai-nilai kewirausahaan yang dibangunnya sampai saat ini masih layak ditiru dan diterapkan. Sedang dalam bidang militer, Rasulullah Saw merupakan komandan perang yang andal dan tangguh. Banyak peperangan besar pernah dilakoninya. Dalam bidang sosialkemasyarakatan Rasulullah Saw juga merupakan pribadi yang terkenal jujur, ramah dan santun. Saking jujurnya beliau sempat dijuluki al-amin oleh masyarakat disekitarnya. Subhanallah, dalam diri Rasulullah Saw itu benar-benar tersimpan suri tauladan yang baik. Bagi umat muslim di dunia, kehadiran Rasulllah Saw adalah rahmat dari Tuhan semesta alam.

Ada banyak nilai yang dapat kita ambil hikmah dari perjalanan hidup sang nabi. Kita dapat belajar dari perilaku Rasulullah Saw semasa hidup kemudian mempraktekkan serta menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Agar tidak hanya keberhasilan dunia saja yang kita peroleh akan tetapi kenikmatan akhirat pun insya Allah kita dapatkan. Dalam pembahasan kali ini, kami mencoba mengekplorasi salah satu sisi menarik pribadi Rasulullah Saw dari aspek enterpreunership dan bagaimana caranya beliau membangun kerajaan bisnisnya sampai menuai keberlimpahan rizki, supaya terhindar dari pembicaraan yang terlalu luas.

Sejak muda belia Muhammad ditakdirkan sebagai yatim piatu. Kepergian ayahnya kehadapan sang khalik kemudian disusul oleh ibundanya tercinta mendorong beliau untuk bisa hidup mandiri. Sebab tidak mungkin lagi beliau terus-terusan bergantung kepada orang lain meskipun beliau waktu itu masih punya sanak keluarga. Keadaan inilah yang membuat Muhammad muda tergerak memulai usaha mandiri untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Sebenarnya didalam kehidupan ini, ada tingkatan-tingkatan perilaku yang terjadi pada diri manusia berdasarkan usianya. Pada umumnya, ketika seseorang berusia 6-12 tahun mereka ingin supaya dimanja-manja. Ketika seseorang menginjak usia 12-18 tahun mereka ingin mencari perhatian, dan ketika memasuki tingkatan ketiga yaitu usia 18-24 tahun mereka mulai memikirkan masa depan. Keinginan untuk mandiri dan tidak bergantung lagi pada orang tua, serta mengarah pada persiapan untuk berumah tangga muncul pada tahapan ini. Manusia normal mengikuti hukum perilaku diatas, namun tidak demikian yang terjadi pada diri Muhammad. Jiwa kemandirian dan enterpreunershipnya muncul justru ketika beliau masih dalam usia yang amat muda. Alamlah yang membentuk kedewasaan pemikirannya berkembang jauh lebih cepat ketimbang anak lain seusianya. Bidang wirausaha yang ditekuninya sejak muda itu ditambah lingkungan yang amat mendukung baginya untuk mengembangkan diri, tentu membuat diri Rasullah Saw semakin berpengalaman yang pada akhirnya sukses besarlah yang beliau raih. Sehingga kita semua pun dapat belajar darinya.

Dalam membangun kerajaan bisnis dari nol sampai mencapai puncak keberhasilan tentu tidaklah mudah. Banyak rintangan dan ujian yang setiap saat datang menghadang. Karena itu apabila kita ingin terjun ke dalam dunia wirausaha tentu yang harus kita punyai, tidak hanya mental yang kuat akan tetapi juga semangat juang tinggi untuk selalu berinovasi dan berkreasi. Sebab Usaha tanpa disertai kreatifitas bagaikan menanam tanaman tanpa menyiramnya, lambat laun pasti akan kering dan mati. Salah satu contoh kreatifitas yang dimilki Rasulullah Saw sehingga beliau mempunyai daya tarik bagi para konsumennya dan yang membedakannya dengan pengusaha lain dijamannya adalah terletak pada ‘kejujurannya’. Hal itu membuat banyak kalangan merasa nyaman bila berbisnis dengannya.

Dibawah ini kami berikan kiat-kiat khusus lainnya bagaimana caranya Rasulullah bisa sukses dalam menjalankan bidang enterpreunership, Mari kita tiru dan aplikasikan supaya bukan hanya kerajaan di dunia saja yang bisa kita bangun melainkan bonus kerajaan di akhirat juga berhasil kita dapatkan.

1.      Prinsip kerja itu Ibadah

Pada suatu ketika sa’ad bin Musa Al-anshari menuturkan sebuah kisah. Ketika Rasulullah baru pulang dari perang tabuk beliau melihat tangan sa’ad melepuh, gosong terbakar oleh sengatan matahari.
“Kenapa tanganmu?” Tanya Rasulullah.
“karena aku mengolah tanah dengan cangkul ini untuk mencari nafkah keluarga”
Rasulullah kemudian mengambil tangan sa’ad lalu menciumnya seraya berkata “inilah tangan yang tidak pernah disentuh api neraka”
(HR. At-Thabari)Subhnallah, hadist tersebut menunjukkan kepada kita bahwa Rasulullah sangat mencintai orang-orang yang mau bekerja keras. Bahkan beliau tidak segan-segan mencium tangan Sa’ad yang gosong itu. Bila kita mendengar ajaran Islam yang menyuruh manusia agar meninggalkan urusan duniawi dan senantiasa berdoa terus-terusan kepada Allah sepanjang hari adalah salah kaprah! Sebab, Rasullulah Saw berkata tangan sa’ad yang dipakai bekerja keras itu tidak akan pernah disentuh api neraka. Apabila kita bekerja dengan niatan lillahi ta’ala tentu juga dinilai sebagai Ibadah.

2.      Berlaku jujur dan saling percaya

Dimana –mana kejujuran memiliki kedudukan yang tinggi. Bukan kerugian yang kita dapat apabila kita berlaku jujur namun keuntungan yang besar sebagai balasan dari Allah yang kita peroleh. Begitu halnya dalam bidang wirausaha kejujuran mutlak dimiliki. Seperti yang dicontohkan oleh Rasullullah Saw, berlaku jujur pada setiap konsumen akan memberikan kepuasan tersendiri bagi pelanggan dan akhirnya pintu rizky pun Allah bukakan melalui banyaknya pelanggan yang datang. Semoga kita pun bisa meniru perilaku Rasulullah Saw yang amat terpuji ini. Amin.

3.      Pandai mewujudkan mimpi

Keberhasilan adalah dambaan setiap orang tetapi tidak semua orang mau mewujudkannya. Kami katakan ‘mau’ karena kami yakin setiap orang punya kekuatan masing-masing untuk mewujudkan mimpinya.Tinggal ia mau apa tidak mengasah bakatnya itu. Rasulullah Saw telah membuktikan diri bahwa beliau merupakan orang yang pandai mewujudkan mimpi. Berawal dari seorang penggembala kambing, dengan keahliannya serta skillnya yang setiap hari diasah terus-menerus akhirnya beliaupun sukses dan berhasil melakukan tugasnya dengan baik kali ini sebagai seorang manager dari misi dangang sudagar kaya raya yang tidak lain adalah istri beliau, kadhijah.

 4.      Berfikir visioner, kreatif dan siap menghadapi perubahan

Dalam bidang usaha, kreativitas menjadi raja. Satu bahan dari jenis yang sama akan menjadi produk yang berbeda jika kita memolesnya dengan sentuhan kreativitas. Memang tidak mudah menjadi orang kreatif tetapi hal itu bisa kita asah dan latih. Salah satu caranya dengan mencatat ide sekecil apapun yang muncul dari dalam kepala kita. Sehingga kemanapun kita bepergian alangkah baiknya buku kecil dan pena jangan sampai ketinggalan. Karena Ide bisa datang darimana saja dan kapan saja. Langkah selanjutnya godog rencara matang-matang untuk mewujudkan ide tersebut.

 5.      Pintar mempromosikan diri

Sebagai seorang busnisman yang berpikiran maju, Rasulullah Saw tidak pernah tergoda melakukan cara-cara kotor dalam melakukan promosi. Rasulullah Saw mengutamakan kejujuran diatas segala-galanya. Apabila ada barang yang cacat beliau tunjukkan dimana kelemahannya. Itulah yang membedakan Rasulullah dengan bisnisman-bisnisman lainnya. Perbedaan yang mencolok adalah beliau menggunakan kejujuran sebagai sarana untuk menarik pelanggan, sehingga banyaklah yang membeli barang dagangannya. Yang pada akhirnya menjadi sarana promosi tersendiri atas dirinya.

6.      Menggaji karyawan sebelum keringatnya kering

Apabila kita meniru konsep Rasulullah Saw yang menggaji karyawan sebelum keringatnya kering,insya Allah karyawan yang bekerja kepada kita akan lebih mencintai kita dan itu mendorong semangat kerja karyawan kita berkali-kali lipat dari biasanya dan pada akhirnya produktifitas karyawanpun akan naik.

7.      Tahu rumus bekerja cerdas

Orang yang bekerja keras tentu beda dengan orang yang bekerja cerdas. Yang membedakanya adalah mereka yang bekerja cerdas punya goal setting yang jelas. Sedangkan, Orang yang hanya bekerja keras tanpa ada setrategi dan target dikepalanya tentu akan memeberikan hasil yang kurang memuaskan. Kita ambil contoh kehidupan seorang petani. Mereka tentu adalah pekerja keras namun tidak semua dari mereka yang mempunyai setrategi cerdas, sehingga kehidupan para petani 10 tahun mendatangpun akan sama dengan 5 tahun yang lalu.

8.      Berbisnis dengan cinta

Cinta mungkin menjadi satu-satunya kata yang paling diminati umat manusia sedunia dibanding kata-kata lainnya. Cinta adalah fenomena ajaib yang kehadirannya sangat ditunggu-tunggu. Cinta merupakan kekuatan misterius yang dapat menyulap tanah gersang menjadi subur. Jika kita menghubungkan aktifitas kita dengan cinta pasti akan menghasilkan sesuatu yang positif. Seorang bapak karena sebentar lagi datang hari raya Idul fitri, Ia rela bekerja mati-matian tanpa kenal lelah agar bisa membelikan satu setel baju untuk puterinya terkasih. Rasa capek yang sangat menyengat itu tiba-tiba hilang yang pada akhirnya berubah menjadi semangat yang tinggi untuk terus bekerja sebab ada cinta dalam dadanya. Nah, apabila kita berbisnis dengan dasar cinta insya Allah akan menuai keberhasilan. Amin.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

SkyLovers

Sebuah tulisan, sebuah cerita...

tekArtist

Warning: Widespread Weirdness

clotildajamcracker

The wacky stories of a crazy lady.

Caveat Automattor

you have been warned

Paolo Belcastro

Modern Nomad

The Typekit Blog

News about Typekit

Gary Takes Photos

Sometimes they're good.

Get 2 See

Follow along as we see the sights, eat the noms, and have the funs!

John James Jacoby

Bananas about BuddyPress and bbPress -- and Alliteration

Nick Momrik

Trying to get a hole-in-one

MacManX.com

Stuff from James Huff

Lens Cap

Casual glimpes into mundane suburbia

Learning by Shipping

products, development, management...

Matt Miklic

I was Matt Thomas; now I'm not.

alternatekev

bilateral illusions

Secantik Bunga Peradaban Ilmu

manfaat, , dari dunia sampai akhirat

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: