Awas ! akhirat di depan


Apakabar sahabat,,, semoga kamu sekalian dalam keadaan sehat wal afiat dan semoga kita semua dapat mejalankan segala tugas dan tanggungjawab kita dengan baik tanpa suatu kendala apapun mumpung kita masih diberikan kesempatan hidup di dunia ini sehingga kita tidak termasuk orang yang merugi.

Sahabat, taukah kalian bahwa hidup telah berlangsung dari detik ke detik tanpa disadari. Hari berganti hari, berganti bulan, kemudian menjadi tahun. Dan ternyata telah berpuluh tahun lalu kita hidup di dunia jikalau kita hitung dari hari kelahiran kita. Namun apakah kamu tidak menyadari bahwa hari-hari yang telah kamu lewati justru semakin mendekatkan kamu kepada kematian sebagaimana juga berlaku bagi orang lain?

Mungkin kamu disana sedang bersemangat sekali menyelesaikan tugas-tugas kuliah, atau mungkin kamu sekarang sedang menjalankan aktivitas apapun yang sudah menjadi keseharian/ hobi. Mungkin juga kamu saat ini sedang malas-malasnya bergerak, karena telah hampir satu semester ini tubuh kita dikoyak oleh berbagai amanah dan tanggungjawab yang diberikan kepada kita sebagai mahasiswa.

Coba kita bayangkan, andai saja saat ini, detik ini. Ya… saat ini tiba-tiba datang makhluk yang tidak kita kenal mendekat kepada kita. Kamudian mereka mengajak kita pergi ke suatu tempat yang amat jauh yang belum pernah kita kesana sebelumnnya. Tempat yang sangat jauh sekali. kamu melihat orang-orang disekitar menangis. kamu tidak tahu kenapa mereka tiba-tiba menangisi kepergianmu terutama orang-orang terdekat, keluarga dan kerabat.

Lalu, mereka  mahluk yang tidak kamu kenal tiba-tiba menceburkanmu ke dalam bara api. Kamu kepasanan teriak minta tolong tapi apalah daya tidak ada yang mendengar. Saat itu kamu pasti ingat semua apa yang telah diperbuat. Hanyalah penyesalan yang ada didalam benak. Kejadian ini tidak hanya akan menimpamu tetapi juga orang lain dan kita semua manusia yang hidup di dunia ini. Tempat tersebut merupakan seburuk-buruknya tempat kembali. Namun jangan kuatir sebab tempat kembali yang sangat baik pun telah Allah persiapkan yaitu khusus untuk orang-orang bertakwa.

Sahabat, Mati itu pasti. Kematian sudah barang tentu akan datang. Entah kapan hanya Allah-lah yang tahu. Sahabat ingatlah, tidak ada yang bisa menjamin kita masih akan hidup untuk satu jam ke depan. Apa yang terjadi besok adalah misteri. Bisa jadi sekarang yang ada di dalam tempurung kepala kita adalah hal-hal yang jauh sekali atau bahkan bertolak belakang dengan kematian. Kita berfikir besuk akan berbuat apa, memakai baju apa, mau makan apa, berencana pergi kemana, dan banyak lagi hal-hal yang kita pikirkan. Kita bercita-cita sekolah diluar negeri, kita memikirkan masa depan gemilang yang akan menghampiri diri ini. Namun pernahkan terpikirkan tentang kematian? Kematian selalu menunggu kita tidak peduli kita sedang apa, usia kita berapa, kita dalam keadaan sehat ataupun tidak. Mau tidak mau kita semua pasti mengalaminya.

Kebanyakan kita mengira mati hanya akan terjadi pada orang lanjut usia. Kita menghindari membicarakannya karena segala sesuatu yang berbau kematian membuat kita tidak nyaman mendengarnya. Kita sering mendengar kabar kematian orang lain disekitar kita, namun jarang berpikir tentang hari kita mati. Kita sering mendengar berita duka melaui siaran radio, televisi, surat kabar, namun apakah kita berpikir bagaimana kalau yang dikabarkan mati melaui koran adalah diri kita? Ya, sahabat semua orang pasti akan mati. Entah kapan dan dimana kita tidak akan tahu. Bisa jadi satu jam kedepan, bisa jadi satu minggu ke depan, atau satu bulan ke depan hanya Allah yang tahu tepatnya!

Seperti yang tercantum dalam ayat “Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemdian hanya kepada kamilah kamu dikembalikan” Q.S. (29:57). Tiap-tiap makhluk yang bernyawa pasti akan mati. Orang-orang yang hidup sebelum kita dan kita yang hidup sekarang serta mereka yang akan hidup juga akan menghadapi kematian pada hari yang telah ditentukan.

Ketika kematian dialami oleh seorang manusia, semua “kenyataan” dalam hidup tiba-tiba lenyap. Tidak ada lagi kenangan akan “hari-hari indah” di dunia ini. Renungkanlah segala sesuatu yang kamu dapat lakukan saat ini: kamu dapat mengedipkan mata menggerakkan badan, berbicara, tertawa; semua ini merupakan fungsi tubuhmu. Sekarang renungkan bagaimana keadaan dan bentuk tubuhmu setelah mati nanti.

Diawali ketika kita menghembuskan napas terakhir kalinya, mulai saat itu kita hanyalah sebuah mayat yang terbujur kaku. Kita dimandikan untuk terakhir kalinya, dikafani, dan orang-orang disekitar akan membawa seonggok daging ini ke dalam liang lahat untuk dipendam didalam tanah. Inilah kesudahan dari cerita kita. Kita tidak lebih hanyalah sesuatu yang namanya terukir di batu nisan. Bagaimana bentuk kita sesudah ini? Bagaimana harta kita? Bagaimana kedudukan kita? Bagaimana jabatan kita? Bagaimana keluarga kita? Kawan-kawan kita? Semua itu sudah tidak ada artinya lagi. Semua itu lenyap.

Pada hari pertama, minggu pertama sampai bulan pertama kematian kita banyak yang berkunjung ke kuburan kita, kemudian berganti tahun sudah sangat sedikit orang yang mengunjungi kuburan kita bahkan tidak ada. Kita akan dilupakan, kita tidak lagi dikenal. Kita yang dulunya punya kuasa, bisa melakukan ini itu, bisa berbuat sesuka kita, tapi sekarang apa yang bisa kita lakukan? Sementara itu, di rumah, ruang dan tempat tidurmu akan kosong. Setelah pemakaman, sebagian barang-barang milikmu akan disimpan: baju, sepatu, foto dan lain-lain yang dulu menjadi punya mu akan diberikan kepada mereka yang memerlukannya.

Sahabat, satu-satunya yang dapat kamu bawa hanyalah amal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

SkyLovers

Sebuah tulisan, sebuah cerita...

clotildajamcracker

The wacky stories of a crazy lady.

tekArtist

Warning: Widespread Weirdness

Caveat Automattor

you have been warned

The Typekit Blog

News about Typekit

Gary Takes Photos

Sometimes they're good.

Get 2 See

Follow along as we see the sights, eat the noms, and have the funs!

JJJ

BuddyPress, bbPress, BackPress, WordPress

Nick Momrik

Trying to get a hole-in-one

MacManX.com

Stuff from James Huff

Lens Cap

Casual glimpes into mundane suburbia

Learning by Shipping

products, development, management...

Matt Miklic

Designer, and other useful things.

alternatekev

blog://alternatekev.me

Ryan Boren

non-compliant neurodivergent

Secantik Bunga Peradaban Ilmu

manfaat, , dari dunia sampai akhirat

Sharikha Dalam Cerita…

corat.. coret.. curhat..

%d blogger menyukai ini: