Sirah Nabawiyyah; Muhammad Hidup Sebatang Kara


Lahir sebagai anak yatim semua orang pasti tidak ingin mengalaminya. Akan tetapi ketentuan yang demikian itu adalah mutlak kekuasaan Allah. Kita hanya bisa menerimanya. Kita tidak bisa memesan misalnya ingin dilahirkan ditengah keluarga kaya raya, menjadi anaknya Bapak itu, Ibu anu, dan sebagainya. Sekali lagi tidak. Semua harus kita sikapi dengan bijak dan dengan mensyukuri takdir yang Allah berikan kepada kita itulah sikap yang paling baik.

Ditakdirkan menjadi anak yatim sejak dilahirkan di dunia itulah yang dialami Muhammad. Betapa beratnya menjadi anak yatim. Saya bisa mengatakan sungguh amat berat sekali sebab membayangkan kisah ayah saya dulu waktu remaja ditinggal mati bapaknya, hidupnya menjadi teramat sulit. Harus kerja walaupun belum cukup usia untuk bekerja, harus menyekolahkan adik-adiknya dan menafkahi keluarga. Mungkin hampir semua anak yatim juga merasakan hal serupa, begitu juga yang dirasakan Muhammad.

Sesuai adat kebiasaan bangsawan arab, bayi Muhammad pun disusukan ke keluarga lain. Adat ini nampaknya masih berlaku hingga sekarang. Biasanya bayi tersebut baru pulang ke rumah orang tuanya sekitar usia tujuh atau delapan tahun. Saat itu, dikalangan kabilah-kabilah yang terkenal dalam menyusukan adalah berasal dari kabilah banu Sa’ad.

Aminah menunggu siapa yang hendak menyusui anaknya. Kemudian datanglah wanita yang hendak menyusukan itu ke makkah. Kebanyakan mereka memang menghindari anak-anak yatim karena masih mengharapkan bayaran dari sang ayah. Oleh sebab itu mereka tak ada yang mendatangi Muhammad. Mereka akan mendapat upah lebih apabila yang mereka susui bukan anak yatim.

Namun, Halimah binti abu dhuaib yang pada awalnya juga menolak Muhammad tidak mendapat bayi lain selain muhammad. Disamping itu juga karena dia memang kurang mampu, dan tak senang jikalau pulang tanpa bayi yang akan disusui. Sehingga Muhammad pun dibawanya juga. Mereka berdoa semoga Muhammad membawa berkah bagi keluarganya. Dikabarkan bahwa setelah muhammad tinggal beberapa tahun bersama keluarga halimah, hasil dari peternakannya pun semakin bertambah. Anak itu benar-benar membawa berkah.

***

Setelah lima tahun dibesarkan oleh keluarga sa’ad, akhirnya muhammad kembali kepada ibundanya. Selama lima tahun itulah Muhammad kecil hidup dilingkungan yang jauh dari keramaian kota. Alam gurun sahara yang keras ikut membentuk keribadian Muhammad. Udara gurun sahara yang jernih dan berada di pedalaman membuat penduduknya hidup tanpa ikatan materi.

Kini Muhammad kecil pulang ke Ibunya. Kakeknya abdl Muthalib menyambut cucu kesangannya dengan riang gembira. Tiada berapa lama Muhammad diajak Aminah ke madinah untuk berkunjung ke rumah saudara kakeknya. Dibawa juga Umm aiman menyertai perjalanan mereka. (Adalah seorang budak perempuan peninggalan Abdullah). Setelah sampai disana, diperlihatkan Muhammad rumah tempat ayahnya meninggal dulu serta kuburannya. Saat itulah untuk pertama kali Muhammad merasakan  sebagai yatim.

Seorang anak kecil yang baru saja bertemu Ibunya dan keluarganya, kini harus menelan kenyataan pahit bahwa ayahnya telah tiada. Setelah cukup sebulan tinggal di madinah mereka bermaksud kembali ke mekkah. Namun ditengah perjalanan ketika sampai di abwa aminah jatuh sakit kemudian meninggal dan dikuburkan di tempat itu pula. Belum hilang kesedihan ketika mengetahui ayahandanya telah tiada kini Ibunya pun juga pergi dan tidak pernah kembali lagi. Muhammad kecil sedih dengan hati pilu, hidup sebatang kara.

Sudah ditakdirkan menjadi anak yatim, baru beberapa hari mendengar cerita dari ibundanya tentang bagaimana ayahnya dulu, kini Muhammad juga tidak bisa mengadu pada Ibunya lagi. Ibu pergi untuk selama-lamanya. Hidupnya menjadi semakin sunyi, semakin sedih. Tubuh yang masih kecil itu menanggung beban berat, hidup sebagai yatim-piatu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

SkyLovers

Sebuah tulisan, sebuah cerita...

clotildajamcracker

The wacky stories of a crazy lady.

tekArtist

Warning: Widespread Weirdness

Caveat Automattor

you have been warned

The Typekit Blog

News about Typekit

Gary Takes Photos

Sometimes they're good.

Get 2 See

Follow along as we see the sights, eat the noms, and have the funs!

JJJ

BuddyPress, bbPress, BackPress, WordPress

Nick Momrik

Trying to get a hole-in-one

MacManX.com

Stuff from James Huff

Lens Cap

Casual glimpes into mundane suburbia

Learning by Shipping

products, development, management...

Matt Miklic

Designer, and other useful things.

alternatekev

blog://alternatekev.me

Ryan Boren

non-compliant neurodivergent

Secantik Bunga Peradaban Ilmu

manfaat, , dari dunia sampai akhirat

Sharikha Dalam Cerita…

corat.. coret.. curhat..

%d blogger menyukai ini: