Mengapa Allah Tidak Mengabulkan doa Kita?


Sahabat, dalam hidup ini ada banyak kesulitan dan cobaan yang menimpa diri kita. Katakanlah ketika kita pergi berlayar, tiba-tiba datang gelombang badai mengombang-ambingkan kapal yang kita tunggangi. Ada perasaat takut, ada perasaan gelisah dalam diri ini. Bagaimana kalau kita tidak selamat sampai tujuan? Pikiran inilah yang kerap kali menyelimuti diri kita. Contoh lain adalah sebagai seorang mahasiswa yang jauh dari orang tua, tentu saja hidup kita tidak semudah seperti ketika bersama orang tua. Kesulitan demi kesulitan dalam menyelesaikan tugas kuliah ataupun organisasi misalnya, nampaknya selalu menyertai langkah kita dan itu semua harus kita hadapi sendiri.

Beruntung sekali kita dilahirkan sebagai muslim yang mengimani keberadaan Allah. Kita percaya bahwa Allah itu ada dan Sesungguhnya Allah selalu bersama kita dimana pun kita berada.  Allah memerintahkan kita untuk berdoa kepada-Nya saat menemui marabahaya, cobaan hidup, dan ketika kita merasa takut ataupun cemas, maka bergegaslah untuk berdoalah kepada Allah maka insya allah hati kita akan merasa tenang.

Doa adalah senjatanya seorang muslim. Tidak bisa dipungkiri bahwa manusia merupakan makhluk yang lemah. Ia butuh berdoa. Ia butuh mengadu kepada Allah. Ketika kita sakit, kita berdoa memohon kesembuhan kepada Allah. Ketika kita ditimpa musibah kita memohon kepada Allah supaya diberikan jalan keluar atas musibah yang menimpa diri kita. Ketika kita bepergian kita berdoa kepada Allah semoga selamat sampai tujuan. Demikianlah, tidak ada manusia yang sanggup hidup tanpa berdoa kepada Allah. Bahkan seorang ateis pun, mereka juga butuh Allah. Meski mereka tidak mempercayai keberadaan Allah, namun ketika mereka mendapat kesulitan mereka akan bilang “semoga kesulitan segera berakhir”. Perhatikan kata semoga, untuk siapa mereka bilang “semoga” ? sebenarnya juga ditujukan kepada Allah. Dan kesimpulannya seluruh makhluk di dunia ini sangat memerlukan Allah.

Waktu berdoa inilah saat dimana kita berada dekat sekali dalam pelukan Allah. Oleh karena itu, tidak salah jika kita mengatakan doa merupakan anugerah terbesar yang Allah berikan kepada umat manusia.

Allah maha penyayang, maha pengasih dan maha kuasa. Dia sangat dekat dengan kita. Dan Dia sangat menyukai doa kita. Maka berdoalah kepada-Nya, karena Allah akan mengabulkan setiap doa yang kita panjatkan. Simaklah salah satu ayat Al-Qur’an berikut ini

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yangberdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (al-Baqarah 2:186)

Ayat diatas mengatakan bahwa sesungguhnya Allah itu dekat. Dia mengabulkan doa setiap orang. Allah maha mendengar setiap keluh kesah hambanya, Dia mengetahui segala yang ada didalam pikiran, dan apa yang tersimpan dalam lubuk hati kita. Allah mengetahui keinginan, perasaan, kata-kata yang kita ucapkan atau cuma bisikan. Demikian halnya, Allah juga mengetahui semua orang yang memanjatkan doa kepadanya, inilah wujud kasih sayang Allah tiada terkira kepada kita semua.

Allah tidak membatasi permintaan kita kepada-Nya. Mintalah apa saja, niscaya Dia akan menjawabnya dengan jalan yang baik. Tentang kesehatan, tentang rejeki, tentang jodoh, tentang memohon supaya ditunjuki jalan yang lurus, tentang keinginan supaya dimasukkan surganya, dan tentang apa saja keinginan kita tidaklah sulit bagi Allah untuk mengabulkannya.

Sebab Allah telah berfirman didalam surat Q.S. Yasin : 82 yang artinya “sesungguhnya keadaanya apabila Ia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya ‘jadilah’. Maka terjadilah Ia”.

Seperti kisah nabi Zakaria a.s. yang memohon kepada Allah supaya diberikan keturunan padahal istrinya mandul. Dan Allah pun mengabulkan doanya.

Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (Q.S Ali ‘Imran, 3:38)

yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. Ia berkata “Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera; yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai.” (Q.S Maryam, 19:3-6)

Kisah teladan diatas mengabarkan kepada kita bahwa tidaklah sulit Allah mengabulkan doa setiap orang. Maka marilah kita tanpa ragu-ragu memohon setiap keinginan kita kepada-Nya. Insya Allah Dia akan menjawab dengan cara yang paling baik.

Namun permasalahannya, kita mengira, ya, mengira bahwa kadang doa yang kita panjatkan tidak didengar oleh-Nya. Padahal kita telah berdoa sepangjang malam sampai mulut berbusa namun tak kunjung jua keingingan kita menjadi kenyataan. Misalnya kita memohon kepada Allah supaya diberikan kekayaan yang melimpah, namun sampai saat ini tidak ada perubahan signifikan terjadi pada diri kita. Kita mengira bahwa Allah tidak mengabulkan doa kita.

Kita berdoa kepada Allah supaya disegerakan pertemuan dengan jodoh kita, sepanjang hari doa kita panjatkan, namun ternyata jodoh kita belum datang juga. Kita mengira bahwa Allah tidak mengabulkan doa kita.

Kita berdoa kepada Allah supaya diberikan ilmu dan prestasi setinggi langit, bisa menjadi juara dalam setiap ajang perlombaan. Namun akhirnya kegagalan demi kegagalan yang kita raih. Dan saat itu kita mengira bahwa Allah tidak mengabulkan doa kita.

Sahabat, sesungguhnya apa yang kita kira itu tidaklah benar, yakinlah bahwa Allah pasti mendengar doa kita. Namun Allah hanya akan mengabulkan doa kita ketika apa yang kita inginkan dan apa yang menjadi keinginan Allah berada pada satu titik temu. Sebelum mengulas pernyataan ini lebih jauh, simaklah salah satu ayat dibawah ini

“Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan manusia itu sangat tergesa-gesa (Q.S Al-Isra’ : 11)

Ayat diatas menegaskan bahwasanya tidak semua doa yang kita panjatkan bermanfaat. Makanya ketika kita meminta kekayaan melimpah kepada Allah, Dia tidak serta-merta akan mengabulkan doa kita. Karena apa yang kita inginkan dan apa yang menjadi keinginan Allah belum pada satu garis lurus.

Dia lebih tahu mana yang baik bagi kita dan mana yang kurang baik. Mungkin, didalam doa yang kita panjatkan tersebut Allah mengetahui ketika engkau diberikan kekayaan engkau akan berpaling darinya dan sibuk mengurus harta yang engkau punyai. Oleh sebab itulah Allah menjawab doa kita dengan jawaban yang paling baik. Namun ketika niat kita telah lurus, dan kita telah siap, kekayaan tidak akan sanggup memalingkan kita dari-Nya dan justeru akan semakin menambah keimanan kita maka insya Allah Dia akan memberikannya.

Demikian juga yang terjadi pada diri nabi sulaiman a.s. beliau meminta kerajaan yang tidak dimiliki manusia sesudahnya, dan Allah mengabulkannya.

Ketika kita berdoa supaya berhasil dalam setiap kerja keras namun Allah melihat  ketika diberikan keberhasilan engkau akan berlaku sombong di muka bumi, maka Allah akan memberikan kegagalan sebagai jawaban terbaik atas doa kita, sebab Allah maha mengetahui mana yang terbaik bagi hambanya.

Akhirnya, luruskan niat kita saat berdoa kepada Allah. Apabila doa yang kita panjatkan bermanfaat niscaya Ia akan mengabulkannya.

2 comments
  1. Nida Amatul Firdausnah said:

    Terima kasih atas ilmunya, semoga akan menjadi amalan jariyah bagi penulisnya, dan bermanfaat bagi pembaca.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

SkyLovers

Sebuah tulisan, sebuah cerita...

clotildajamcracker

The wacky stories of a crazy lady.

tekArtist

Warning: Widespread Weirdness

Caveat Automattor

you have been warned

The Typekit Blog

News about Typekit

Gary Takes Photos

Sometimes they're good.

Get 2 See

Follow along as we see the sights, eat the noms, and have the funs!

JJJ

BuddyPress, bbPress, BackPress, WordPress

Nick Momrik

Trying to get a hole-in-one

MacManX.com

Stuff from James Huff

Lens Cap

Casual glimpes into mundane suburbia

Learning by Shipping

products, development, management...

Matt Miklic

Designer, and other useful things.

alternatekev

blog://alternatekev.me

Ryan Boren

non-compliant neurodivergent

Secantik Bunga Peradaban Ilmu

manfaat, , dari dunia sampai akhirat

Sharikha Dalam Cerita…

corat.. coret.. curhat..

%d blogger menyukai ini: